Sebuah tantangan besar harus dihadapi oleh setiap orang tua ketika mendidik anak balita. Karena pada fase ini biasanya balita mengalami masa tantrum artinya adanya ledakan emosi. Oleh sebab itu, dibutuhkan cara mendidik anak balita yang baik dan tepat agar sangat buat hati tumbuh menjadi pribadi yang disiplin dan patuh. 

Akan tetapi, biasanya setiap orang tua mempunyai cara yang berbeda-beda dalam mendidik anak balita. Pada intinya semua orang tua harus lebih sabar dan cenderung tidak marah-marah yang melibatkan adanya kekerasan di dalamnya seperti membentak, menjewer dan bahkan memukul. 

Cara Mendidik Anak Balita

Anak balita merupakan seorang bayi yang memasuki angka usia dibawah lima tahun. Pada masa inilah balita akan mengalami krisis pengenalan lingkungan. Sehingga, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh setiap orang tua sekaligus dijadikan sebagai referensi cara mendidik anak balita yang benar. 

1. Buatlah Peraturan yang Tegas

Terkadang banyak orang tua yang tidak tega ketika anaknya menangis, selanjutnya para orang tua akan memberikan apa yang balita mau. Tentu hal ini ada beberapa kondisi yang tidak diperuntukan.

Ada baiknya Anda sebagai orang tua membuat sebuah peraturan yang tegas dengan tetap menunjukan rasa cinta dan kasih sayang. Membuat peraturan yang tegas bisa dimulai dengan peraturan yang ringan-ringan terlebih dahulu.

Sebagai gambaran seperti halnya membuang sampah pada tempat, keamanan di rumah dan lain sebagainya. Sebelum peraturan dibuat, buatlah anak balita mengerti dan paham akan apa tujuan dari membuat peraturan tersebut. 

2. Mengikuti Pola Pikir Anak 

Anak di usia balita akan melakukan banyak aktivitas yang sesuai dengan pola pikir mereka, cara mendidik anak balita yang nurut  ini bisa dimulai dengan membiarkan atau mengikuti aktivitas dari setiap pola pikir balita. Akan tetapi, tetap harus adanya pantauan dari orang tua. 

Selain itu, mengikuti pola pikir juga Anda arahkan untuk hal-hal baik dan positif. Hal ini bertujuan untuk membentuk karakter anak yang nurut sama orang tua. Seperti kasus pola pikir anak yang membuat dirinya harus mewarnai di dinding, Anda bisa mengarahkan anak tersebut untuk tetap mewarnai dengan media yang berbeda. 

3. Jadilah Sahabat

Sering kali orang tua lupa bahwa balita yang tidak sering melakukan aktivitas di luar rumah cenderung akan bersama dan bertemu dengan orang tua. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda juga berperan sebagai sahabat. 

Berusahalah untuk menjadi tempat nyaman untuk cerita, sehingga anak balita yang sudah memberikan banyak pengetahuan tersebut akan sering bercerita kepada Anda. Sehingga, cara mendidik anak balita adalah dengan menjadi seorang sahabat.

Di mana anak yang akan bercerita kepada orang tua akan memunculkan rasa kedekatan yang erat. Jika sudah begitu, maka Anda bisa memberikan arahan-arahan yang baik ketika anak meminta sebuah solusi atas permasalahan yang tengah dihadapi di masa mendatang. 

4. Mengajari Anak Tentang Pengendalian Emosi

Cara mendidik anak balita cerdas yang tepat selanjutnya yaitu dengan mengajari si kecil untuk bisa mengendalikan emosi. Di mana anak usia di bawah 5 tahun ini sudah bisa mengekspresikan apa yang telah mereka alami, dan cenderung meledak-ledak. 

Oleh sebab itu, sebagai orang tua patut untuk mengajari anak untuk mengendalikan emosi tersebut. 

5. Buatlah Anak Melakukan Sesuatu Sendiri

Cara mendidik anak terakhir yaitu dengan membuat anak melakukan sesuatu sendiri. Melakukan sesuatu sendiri ini juga harus tetap didampingi oleh pengawasan dan pemantauan orang tua agar tidak keluar jalurnya. 

Itulah beberapa cara mendidik anak balita yang bisa Anda jadikan referensi pilihan. Intinya sesuaikan dengan kondisi balita masing-masing, serta jangan lupa sebagai orang tua memberikan rasa sayang dan cinta yang penuh kepada anaknya.

Author

Write A Comment