Dewasa adalah satu kata yang paling banyak ditentang oleh para orang tua terutama jika itu berhubungan dengan puteri mereka. Namun, setiap anak perempuan pasti akan melalui fase ini.

Oleh karena itu, orang tua memerlukan bantuan seperti yang tersaji dalam artikel cara mendidik anak perempuan yang beranjak dewasa ini.

Cara Mendidik Anak Perempuan yang Beranjak Dewasa

Banyak cara yang bisa kamu lakukan hanya saja manakah cara yang ingin diambil. Dari sekian banyak rekomendasi cara, berikut ini sejumlah tips parenting yang bisa kamu pelajari dan praktekkan secara langsung di rumah.

1. Dengarkan Keluh Kesah Anak dengan Penuh Perhatian

Cara mendidik anak perempuan usia 10 tahun dan remaja putri sangatlah berbeda. Mengapa demikian? Karena semakin bertambahnya usia, pengetahuan anak-anak pun semakin bertambah.

Satu hal yang tidak boleh kamu lupakan adalah menjadi pendengar yang baik. Pusatkan perhatian kamu sepenuhnya ketika anak mulai berbicara.

2. Berikan Mereka Privasi yang Dibutuhkannya

Cara mendidik anak perempuan usia 13 tahun membutuhkan banyak pengalaman. Saat anak sudah mencapai usia ini, usahakanlah untuk memberikan mereka privasi atau ruang untuk sendiri. Sebagai orang tua, kamu tidak harus selalu mengekang atau mendikte anak untuk melakukan sesuatu.

3. Posisikan Diri sebagai Pendukung Utama

Anak kamu sedang mengalami masalah yang sangat pelik hingga membuatnya merasa sedih dan tidak bersemangat. Selain menjadi pendengar yang ahli, usahakan agar kamu juga memposisikan diri sebagai pendukungnya.

Berikan perhatian dan dukungan yang anak butuhkan sehingga mereka bisa kembali bangkit seperti sediakala.

4. Berikan Kebebasan untuk Mengenal Lingkungan di Sekitarnya

Cara mendidik anak perempuan remaja menurut islam adalah dengan memberikan mereka bekal akhlak yang baik. Namun, kamu juga wajib untuk menyeimbangkannya dengan menawarkan kebebasan bersosialisasi. Sosialisasi penting bagi anak untuk mengenal lingkungan baru sehingga mereka tidak kesulitan menemukan teman sebaya.

5. Serahkan Tanggung Jawab

Cara menghadapi anak remaja yang keras kepala tidak bisa dengan kekeraskepalaan yang sama. Kamu harus berpikir dengan kepala dingin untuk menemukan solusi yang tepat. Setelah itu, serahkanlah tanggung jawab baru pada si kecil. Tujuannya agar mereka memahami proses penyelesaian masalah dengan tepat.

6. Posisikan Diri sebagai Orang Tua maupun Sahabatnya

Anak terkadang membutuhkan figure seorang ibu atau ayah tapi terkadang mereka juga ingin dimengerti sebagaimana temannya mengerti dirinya. Cobalah untuk menjadi keduanya.

Kamu bisa mengubah mode “orang tua” dan “teman” saat memerlukannya. Anak perempuan biasanya akan lebih terbuka ketika mereka merasa nyaman dan aman.

Penutup

Memahami bagaimana cara mendidik anak perempuan yang beranjak dewasa akan membuat kamu bangga ketika anak tumbuh dengan baik dan sukses. Berikan segala kebutuhan yang anak perempuanmu inginkan selagi itu masih wajar dan dapat kamu wujudkan.

Author

Write A Comment