Anak keras kepala memang cukup unik. Cara mendidik anak remaja yang keras kepala pun biasanya berbeda dengan anak pada umumnya. Dengan kata lain, ia membutuhkan metode atau strategi mendidik tertentu agar emosinya tidak selalu meluap atau tidak terkendali. 

Anak remaja yang keras kepala, biasanya tidak dapat dididik dengan marah-marah ataupun membentaknya. Melainkan wajib diberikan perhatian penuh. Nah, kira-kira bagaimana cara menghadapi anak remaja yang keras kepala dan pemarah selengkapnya? Cek bagian ini, ya!

Cara Mendidik Anak Remaja yang Keras Kepala

Mendidik anak yang keras kepala dan terkadang suka melawan memang tidak mudah. Orangtua wajib menyediakan metode khusus ketika akan mendidiknya. Gunakan beberapa cara berikut jika Anda punya anak remaja yang keras kepala: 

1. Tidak Memaksa

Cara menghadapi anak yang keras kepala dan pemarah adalah tidak memaksakan apapun terhadapnya. Saat Anda sebagai orangtua memaksanya melakukan sesuatu, ia cenderung memberontak dan malah melakukan sesuatu yang tidak harusnya dilakukan. 

Mendidik dengan cara memaksa juga akan membuatnya sering melakukan perlawanan-perlawanan kecil. Maka dari itu, ada baiknya menunjukkan perhatian lebih terhadap apa saja yang dilakukan oleh anak. 

Misalnya dengan perhatian pada apa yang mereka lakukan dan kerjakan. Anak remaja tentu akan merasa lebih nyaman dengan perlakuan tersebut. Hal ini dapat Anda lakukan untuk meluluhkan hatinya. 

2. Mendengarkan Pendapatnya

Komunikasi adalah hal utama yang wajib dilakukan guna mengatasi anak remaja sulit diatur. Ia juga punya segudang kegelisahan dan mungkin pertanyaan dalam kepalanya. Komunikasi antara Anda dengan anak harus berjalan lancar. 

Saat melakukan komunikasi, sangat disarankan agar komunikasi berjalan dua arah. Saat Anda tiba-tiba melarangnya melakukan sesuatu, biasanya ia akan langsung marah dan membantah. 

Pasalnya, anak yang keras kepala cenderung punya pendapat kuat dan suka berdebat selama keinginannya dapat dipenuhi. Jika pendapatnya tidak pernah didengarkan, ia akan menjadi sosok yang jauh lebih keras kepala dari sebelumnya. Cobalah sesekali mendengarkan pendapatnya. 

3. Berikan Anak Pilihan

Cara mendidik anak remaja susah diatur selanjutnya bisa dilakukan dengan memberikannya pilihan. Di sini, proses diskusi dengan anak sangat dibutuhkan. Anda bisa memberikan alternatif pilihan atas apa saja yang perlu ia lakukan. 

Anak yang keras kepala cenderung tidak mau untuk disuruh melakukan sesuatu. Namun, ketika ada dua pilihan ia akan langsung mempertimbangkan aktivitas terbaik untuknya. Lama-kelamaan, ia akan menuruti kemauan Anda. 

4. Biarkan Anak Remaja Belajar dari Pengalaman

Anak remaja tentu sudah bisa berpikir sendiri. Larangan seperti apapun biasanya tidak akan diindahkannya. Maka dari itu, cara yang paling tepat adalah biarkan ia mengalaminya sendiri. 

Misalnya, ketika ia tidak belajar saat ada ujian, biarkan ia merasakan bagaimana susahnya mengerjakan ujian tanpa belajar. Suatu waktu, ia akan belajar dan sadar dengan sendirinya. 

Itulah beberapa trik atau cara mendidik anak remaja yang keras kepala dan cenderung susah diatur. Prosesnya memang tidak sebentar. Namun, lambat laun ia akan mengerti dengan sendirinya. 

Author

Write A Comment