Mendisiplinkan anak biasanya jadi alasan para orangtua ketika membentak atau memukul anaknya. Padahal, para orangtua bisa memilih cara mendidik anak yang baik tanpa kekerasan. Kedisiplinan tidak melulu bisa didapatkan dengan orangtua yang berlaku keras terhadap anak. 

Kalau pemahaman kekerasan sama dengan kedisiplinan, bukan tidak mungkin akan banyak orangtua yang jauh dari anak-anaknya. Jurang kedekatan antar anak dan orangtua bisa semakin lebar. Ia bahkan cenderung tidak akan peduli lagi dengan orangtuanya di kemudian hari. 

Cara Mendidik Anak yang Baik Tanpa Kekerasan

Jika tidak ingin dampak di atas terjadi, ada beberapa cara mendidik anak yang baik dalam keluarga yang bisa Anda lakukan. Meskipun tidak lewat kekerasan, hasil didikannya jauh lebih baik dibandingkan mendidik dengan bentakan ataupun memukulnya. Berikut ulasannya: 

1. Dimulai dari Orangtua

Tips mendidik anak laki-laki ataupun perempuan tanpa kekerasan pertama yang bisa dilakukan adalah dimulai dari orangtua itu sendiri. Kalau Anda ingin anak jadi sosok yang disiplin, pastikan Anda sudah berlaku disiplin setiap hari. 

Misalnya dengan tidak menggunakan handphone ketika makan, tidak bermalas-malasan, meletakkan barang pada tempatnya, dan melakukan hal lain sesuai dengan nilai kedisiplinan. 

Anak akan lebih mudah memahami perilaku atau contoh yang ada di depan matanya dibandingkan mendidik lewat ucapan atau kata-kata. Jika orangtua ingin anak berlaku sesuai keinginan, maka contohkanlah dari orangtua lebih dulu. 

2. Sampaikan Alasan

Ada cara mendidik anak yang bandel tanpa kekerasan yang sering tidak disadari. Anda mungkin masih belum memberitahu alasan yang jelas. Contohnya ketika satu dua kali anak melempar barang, Anda mungkin masih belum berkata apa-apa. 

Namun, ketika sudah ketiga kalinya Anda malah langsung memarahinya atau mungkin memukulnya. Padahal, anak bukan seseorang yang bisa memahami maksud Anda secara langsung. 

Utarakan lebih dulu alasan ataupun ekspektasi Anda bahwa barang-barang tersebut jangan sampai dilempar. Misalnya karena mudah pecah, bikin berantakan, dan lainnya. Gunakan kata-kata yang halus. 

3. Kedepankan Kesepakatan

Alih-alih langsung memarahi atau memukulinya, Anda wajib mengedepankan upaya pembuatan kesepakatan. Ambillah waktu sebentar untuk melakukan diskusi dengan anak atas aturan-aturan yang dibuat. 

Misalnya dengan membuat kesepakatan berapa lama waktu yang boleh dihabiskan untuk memainkan gadget, jam malam, atau berapa lama waktu yang dihabiskan untuk siap-siap pergi sekolah.

Cara mendidik anak dengan kekerasan tidak akan seefektif pembuatan kesepakatan. Jika mengajak anak berdiskusi untuk menyepakati sesuatu, ia akan lebih termotivasi untuk mengikuti aturannya. 

4. Sabar

Mendidik anak bukan seperti membuat mie instan. Ada waktu yang dibutuhkan, ada proses yang harus dilalui. Kesabaran tentu merupakan hal utama yang bisa dilakukan untuk membentuk pribadi anak yang lebih baik. 

Itulah beberapa cara yang tepat untuk mendidik anak tanpa kekerasan. Lagipula, mendidik dengan kekerasan tidak akan membuahkan anak yang pribadinya lebih baik ketika dewasa. 

Author

Write A Comment