Tahukah Anda bahwa semua orang beresiko mengalami anemia? Akan tetapi, ada beberapa keadaan seseorang akan lebih rentan terkena anemia salah satunya nya ibu hamil. Dengan begitu, dibutuhkan asupan makanan tambah darah untuk ibu hamil yang tepat. 

Terjadinya anemia bisa terjadi oleh beberapa faktor, pada intinya anemia akan terjadi karena adanya ketidakseimbangan sel darah yang terdapat pada tubuh manusia. Sel darah yang dimaksud yaitu sel darah merah atau hemoglobin. Biasanya jenis anemia yang sering terjadi oleh ibu hamil yaitu jenis defisiensi zat besi. 

Makanan Tambah Darah untuk Ibu Hamil

Sel darah merah yang mempunyai peran untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh manusia ini harus terus terpenuhi secara nyata. Oleh sebab itu, ada beberapa makanan penambah darah untuk ibu hamil yang paling tepat diantaranya sebagai berikut :

1. Daging, Unggas dan Ikan

Jenis makanan tambah darah untuk ibu hamil pertama diperoleh dari mengkonsumsi daging, unggas-unggasan dan ikan. Kandungan zat besi heme pada makanan ini mampu terserap dengan baik, selain itu juga dapat merangsang penyerapan dari bentuk non-heme. 

Anda bisa mengkonsumsi daging sapi, ayam, ikan untuk menghasilkan sekitar 2 hingga 3 lebih besar adanya penyerapan zat besi yang memang dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk sel darah merah tersebut. 

Berdasarkan sumber yang beredar dari beberapa penelitian menyebutkan dan menemukan bahwa diperkirakan 1 gram daging, unggas dan ikan mampu memberi efek peningkatan yang serupa dengan 1 mg vitamin C. 

2. Sayuran Hijau

Makanan penambah darah alami untuk ibu hamil selanjutnya yaitu berbagai jenis sayuran hijau yang mampu membantu meningkatkan kesehatan tubuh ibu hamil. Sayuran hijau seperti bayam cocok dipilih sebagai penambah darah untuk ibu hamil. 

Karena pada bayam mengandung zat besi sekaligus asam folat yang membantu mengatasi kekurangan darah. Selain bayam, Anda juga bisa menemukan sayuran hijau jenis brokoli. Brokoli mengandung kalsium yang tinggi baik digunakan untuk mencegah anemia yang terjadi pada ibu hamil. 

3. Kismis

Selanjutnya, makanan penambah darah untuk ibu hamil yaitu kismis. Kismis termasuk dalam jenis buah-buahan yang bersifat kering ini kaya akan kandungan vitamin, kalium zat besi dan kandungan lainnya. Biasanya penyebab kurang darah pada ibu hamil karena kurangnya asupan zat besi, vitamin dan asam folat.

Jika seorang ibu hamil mengkonsumsi secara teratur kismis, dipercaya datang membantu mencegah terjadinya resiko terkena anemia. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya karena kandungan zat pada kismis mampu memproduksi sel darah merah. 

4. Kacang-kacangan

Jangan lupakan masih ada banyak makanan tambah darah untuk ibu hamil 8 bulan yang bisa dikonsumsi, salah satunya kacang-kacangan. Kacang-kacangan ini mengandung banyak zat besi sekaligus protein yang mampu membantu menambah darah selama masa kehamilan sang ibu. 

5. Buah-buahan yang Mengandung Vitamin C

Terakhir pada artikel ini yang bisa digunakan sebagai makanan penambah darah untuk ibu hamil yaitu buah-buahan yang mengandung vitamin C. Seperti yang Anda tahu bahwa memenuhi vitamin C disarankan untuk dikombinasikan mengkonsumsi dengan makanan zat besi. 

Beberapa jenis buah yang bisa Anda konsumsi yaitu jeruk, stroberi, pepaya, lemon dan buah kiwi. 

Penutup

Bagaimana sudah punya rencana ingin mengkonsumsi makanan tambah darah untuk ibu hamil apa? Pada intinya harus rutin dikonsumsi dengan standar takaran yang ada untuk memaksimalkan manfaat yang diperoleh.

Author

Write A Comment